BPS Kota Batu, Mengadakan Pelatihan Bagi Petugas Susenas Maret 2022
Kota Batu Jawa Timur – Survei Sosial Ekonomi Nasional
(Susenas) Maret 2022 merupakan survei yang dirancang oleh BPS (Badan Pusat
Statistik). Untuk mengumpulkan data-data strategis antara lain bidang
Pendidikan, Kesehatan/gizi, perumahan, sosial budaya, konsumsi/pengeluaran dan
pendapatan rumah tangga.
Acara tersebut dibuka oleh Kepala BPS Kota Batu Drs. Parjan,
M.Si. Senin (7/2/2022). Kegiatan tersebut terbagi dalam 2 gelombang.
Gelombang ke 1 (pertama) telah
dilaksanakan pada tgl 7 – 8 Februari 2022 dan gelombang ke 2 (dua) dilaksanakan
pada tgl 9 – 10 Februari 2022, bertempat di Hotel Astonn Inn Kota Batu.
Susenas merupakan salah satu sumber data sosial ekonomi rumah tangga yang penting di Indonesia. Data hasil dari Susenas banyak dipergunakan oleh berbagai kalangan, baik di dalam maupun diluar negeri. Menurut Buku 2 pedoman pencacah Susenas Maret 2022, Susenas menjadi sandaran utama untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dalam mengimplementasikan pembangunan nasional agar sejalan dengan tujuan pembangunan internasional (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/SDGs).
Narasumber tunggal pelatihan tersebut instruktur
daerah BPS Kota Batu Eka Cahyani. Yang menyampaikan materinya mulai jam 07.30
s.d 17.00.
Untuk peserta gelombang ke 2 (dua) hari pertama Rabu
(9/2/2022) sejumlah 22 orang terdiri dari 3 orang peserta laki-laki dan 19 orang
peserta perempuan. Muhaimin salah seorang peserta laki-laki menuturkan, “Dulu survei
sosial ekonomi nasional tidak menjadi satu kegiatan seperti Susenas Maret 2022
nanti. Kalau dulu pelaksanaannya dilakukan secara terpisah-pisah, misalnya Susenas
sendiri, survey MDGs sendiri, survey balita sendiri, lalu sakernas juga sendiri”
“Pelatihan Susenas Maret 2022 dengan materi yang cukup bermacam-macam terlihat tingkat kesulitannya cukup tinggi karena banyaknya jenis survei yang dilaksanakan. Juga jumlah pertanyaannya bertambah mendetail. Melihat banyaknya pertanyaan bila jumlah 1 (satu) Kepala Keluarga anggota rumah tangganya berjumlah banyak, tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama karena respondennya juga semakin banyak. Bisa jadi nantinya responden 1 (satu) Kepala Keluarga didatangi lebih dari 2 kali kunjungan dan waktu yang dibutuhkan bisa lebih dari 2 (dua) jam, “tambahnya.
“Saya berharap pelaksanaan Susenas bisa berjalan dengan lancar,
karena banyak pertanyaan terkait bantuan Covid-19 yang dilakukan pemerintah
pusat maupun pemerintah darah yang menjadi materi pertanyaan di Susenas. Semoga
responden yang diambil samplingnya mau memberikan penjelasannya sesuai fakta yang
dialaminya, “tutur Muhaimin mengakhiri penjelasannya. (Erwin)
Post a Comment